INDRAMAYU – Kapolsek Sukagumiwang AKP Suripto mengingatkan para orang tua agar lebih memperhatikan pergaulan anak-anak mereka, terutama untuk mencegah keterlibatan dalam geng motor, tawuran, dan penyalahgunaan obat-obatan terlarang.
Pesan tersebut disampaikan saat kegiatan Subuh Keliling di Masjid Jami Al-Adhom, Desa Tulungagung, Kecamatan Kertasemaya, Kabupaten Indramayu, Sabtu (31/10/2026) pagi.
Kegiatan itu diikuti sejumlah anggota, di antaranya Aiptu Sarip dan Aiptu Hary S. Salat subuh berjemaah dipimpin KH Mashadi.
Seusai salat, kegiatan dilanjutkan dengan silaturahmi bersama tokoh agama dan masyarakat setempat. Dalam kesempatan tersebut, AKP Suripto mengajak warga meningkatkan kepedulian terhadap keamanan lingkungan, termasuk mengawasi aktivitas anak-anak agar tidak terjerumus dalam pergaulan yang merugikan masa depan mereka.
Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M. melalui Kapolsek Sukagumiwang AKP Suripto mengatakan, kegiatan Subuh Keliling merupakan salah satu cara kepolisian membangun kedekatan dengan masyarakat melalui pendekatan keagamaan.
Menurut AKP Suripto, peran orang tua sangat penting dalam mencegah kenakalan remaja. Komunikasi yang baik dalam keluarga diharapkan dapat membantu anak-anak terhindar dari pengaruh geng motor, tawuran, maupun penyalahgunaan narkoba.
Selain persoalan kenakalan remaja, Suripto juga mengingatkan masyarakat agar lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan, terutama saat memasuki musim hujan yang disertai angin.
Warga diimbau tidak membuang sampah sembarangan karena dapat menyumbat saluran air dan meningkatkan risiko genangan maupun banjir.
Suripto menjelaskan, kegiatan Subuh Keliling juga menjadi bagian dari upaya cooling system untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif.
Melalui kegiatan tersebut, pihaknya mengajak tokoh agama untuk ikut berperan dalam menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat.
Menurutnya, tokoh agama memiliki kedekatan dengan warga sehingga dapat membantu membangun kesadaran bersama dalam mencegah berbagai persoalan sosial dan gangguan keamanan.
Selain menjadi sarana meningkatkan keimanan dan ketakwaan, Subuh Keliling juga membuka ruang komunikasi antara polisi dan masyarakat.
AKP Suripto berharap hubungan yang terjalin melalui kegiatan keagamaan dapat memperkuat kerja sama dalam menjaga keamanan lingkungan, sekaligus mendorong warga lebih terbuka menyampaikan informasi kepada kepolisian apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas.






