PONOROGO,BUSERJATIM.COM GROUP,-Setelah sukses membangun Jembatan Perintis Garuda Tahap II, kali ini Kodim 0802/Ponorogo kembali memperoleh proyek pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap III tahun 2026, Senin (03/05/2026).
Ada empat titik lokasi pembangunan jembatan Perintis Garuda yang dibangun Kodim 0802/Ponorogo yaitu di wilayah Kecamatan Bungkal berada di Dukuh Goran Desa Bungkal; di Kecamatan Jetis berada di Dukuh Glagahan Desa Maguwan; selanjutnya di wilayah Kecamatan Jambon berada di Dukuh Sidowayah Desa Sidoharjo dan yang ke empat di wilayah Kecamatan Slahung yang proyeknya ada di Desa Ngloning.
Hingga hari ini proses pengerjaan pembangunan jembatan di empat kecamatan tersebut terus dikebut oleh anggota Kodim 0802/Ponorogo bersama masyarakat dan perangkat desa serta beberapa unsur terkait yang ada di wilayah dimana dibangunnya jembatan yang merupakan program dari Pemerintah Pusat tersebut.
Berikut hasil capaian atau progres di masing masing titik lokasi pembangunan terhitung sejak kemarin (Minggu, 02/05). Di Dukuh Goran Desa / Kecamatan Bungkal sudah mencapai 85,62 %, di Dukuh Glagahan Desa Maguan Kecamatan Sambit mencapai 97 % , di Dukuh Sidowayah Desa Sidoharjo Kecamatan Jambon mencapai 74,23 % serta di Dukuh Dukuh Gagakan Desa Ngloning Kecamatan Slahung mencapai 56,95 %.
Dandim Ponorogo Letkol Arh Farauk Saputra, S.Sos., MMDS melalui Media Center 0802 mengapresiasi kinerja TNI dan masyarakat yang memang sangat maksimal dan penuh kesungguhan dalam pengerjaan proyek pembangunan jembatan yang bertujuan untuk menyejahterakan rakyat tersebut.
” Terimakasih kepada semuanya baik anggota Kodim 0802/Ponorogo, masyarakat serta perangkat desa dan semua pihak yang terus bekerja keras dengan penuh tanggung jawab dalam mengerjakan proyek pembangunan jembatan mulai dari awal hingga hari ini, ” ujar Dandim Ponorogo.
Bahkan Dandim juga berharap agar program strategis pemerintah yang capainnya rata rata sudah diatas 50% bahkan ada satu titik atau lokasi yang hampir selesai (Desa Maguan Kecamatan Sambit) tersebut segera rampung seluruhnya dan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. ” Sebagaimana pada proyek pembangunan jembatan tahap II, harapan saya ini kedepan benar benar meningkatkan konektivitas infrastruktur dan memacu pertumbuhan ekonomi lokal, “ ungkapnya.
Dengan terbangunnya jembatan yang menghubungkan wilayah yang sebelumnya terisolir tersebut membuat Letkol Arh Farauk Saputra, S.Sos., MMDS sangat optimis hasilnya bisa memberikan manfaat luar biasa bagi warga baik untuk meningkatkan perekonomian, pendidikan maupun percepatan pembangunan di pedesaan.(MdC0802)






