MADIUN, BUSERJATIM.COM GROUP – Suasana halaman rumah anggota Kelompok Tani (Poktan) Sido Rukun milik Bapak Kasno di Desa Buduran, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun, tampak ramai oleh aktivitas para petani. Mereka mengikuti sosialisasi dan praktik pembuatan “Bubur California” yang digelar Babinsa Koramil 0803/16 Wonoasri, Serda Yoyok Yulianto, bersama Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL).
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan petani dalam memanfaatkan bahan-bahan sederhana menjadi pupuk organik yang bermanfaat bagi tanaman. Dalam kesempatan tersebut, para petani tidak hanya mendapatkan penjelasan, tetapi juga langsung mempraktikkan proses pembuatannya.
“Bubur California” sendiri merupakan campuran bahan organik yang difermentasi, seperti air, gula merah atau molase, susu, telur, serta mikroorganisme (EM4). Hasil fermentasi ini menghasilkan nutrisi dan mikroorganisme baik yang dapat dimanfaatkan sebagai pupuk cair atau tambahan nutrisi untuk menyuburkan tanaman.
Serda Yoyok Yulianto mengatakan, keterlibatan Babinsa dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk pendampingan kepada petani agar lebih mandiri dan inovatif dalam mengelola pertanian. “Kami ingin petani mampu membuat pupuk sendiri dari bahan yang mudah didapat, sehingga bisa menekan biaya produksi sekaligus meningkatkan hasil panen,” ujarnya.
Sementara itu, PPL setempat menjelaskan bahwa penggunaan Bubur California dapat membantu memperbaiki kesuburan tanah, mempercepat pertumbuhan tanaman, serta meningkatkan daya tahan terhadap hama dan penyakit. Aplikasinya pun cukup mudah, yakni dengan cara disemprotkan ke daun atau disiramkan ke tanah.
Para petani yang hadir tampak antusias mengikuti setiap tahapan praktik. Mereka berharap inovasi sederhana tersebut dapat menjadi solusi alternatif dalam menghadapi keterbatasan pupuk kimia.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin sinergi antara Babinsa, penyuluh, dan petani dalam mendukung pertanian yang lebih mandiri, efisien, dan ramah lingkungan di wilayah Desa Buduran.





