Viral…!!! Carut Marut Parkir KIC, Dugaan Penyerobotan Lahan, dan Keterlibatan Oknum TNI!

Semarang, Jawa Tengah – Polemik pengelolaan parkir di Kawasan Industri Candi (KIC) Kota Semarang memanas! Lembaga RPK-RI bersama elemen wartawan mengungkap dugaan adanya oknum TNI yang menguasai lahan parkir dan melakukan intimidasi terhadap juru parkir (jukir) lama. Temuan ini mencuat saat tim melakukan monitoring pada Selasa, 23 September 2025.

Ketua Umum RPK-RI, Susilo, dan Kabid Investigasi, Dedi Hadi Irianto, menyaksikan langsung koordinasi lapangan yang diduga dilakukan oknum TNI terhadap jukir yang telah lama beroperasi di KIC. “Kami akan klarifikasi terkait dugaan pekerjaan sampingan oknum TNI sebagai pengelola parkir,” tegas Susilo.

Bacaan Lainnya

Dugaan Penyerobotan Lahan dan Kerugian PAD

Selain masalah parkir, RPK-RI juga menyoroti dugaan penyerobotan lahan milik PTP Perhutani dan masyarakat kecil oleh PT IPU, pengelola KIC. Bahkan, muncul dugaan KIC belum memiliki izin kawasan industri, izin lingkungan, dan pengelolaan limbah yang memadai.

“Banyak elemen masyarakat melihat arogansi PT IPU yang diduga menyerobot tanah. Kami ingin Pemkot Semarang menindaklanjuti laporan kami,” ujar Dedi Hadi Irianto.

Lebih lanjut, disinyalir setoran parkir yang dikoordinasi oknum TNI tidak masuk ke kas daerah sebagai Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Semarang, melainkan ke PT IPU. Hal ini menimbulkan pertanyaan publik, mengingat kontribusi parkir seharusnya masuk ke Dinas Pemerintah Kota Semarang yang membidangi perparkiran.

“Dengan tidak masuknya kontribusi parkir truk, Pemkot menanggung beban kerusakan jalan yang seharusnya ditanggung pengelola KIC,” imbuh Dedi.

Momentum untuk Pemkot Semarang

Menyikapi dinamika politik saat ini, RPK-RI mendesak Pemkot Semarang, khususnya Walikota, untuk menindaklanjuti dugaan pelanggaran yang dilakukan PT IPU. Dedi Hadi Irianto menegaskan, “Jangan sampai ada kesan pembiaran dan tutup mata karena diduga ada kongkalikong antara IPU dan Pemkot Semarang.”

Kasus ini menjadi sorotan di tengah maraknya aksi demonstrasi yang memperjuangkan keadilan di berbagai daerah. Masyarakat Semarang berharap Pemkot Semarang bertindak tegas dan transparan dalam menyelesaikan permasalahan di KIC.

(Red/Team)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *