Terpilih Sebagai Ketua Umum DPP HPDKI, Ateng Sutisna Tegaskan HPDKI Harus Menjadi Rumah Besar Bagi Para Peternak

Majalengka – Anggota DPR RI Ir. H. Ateng Sutisna, MBA resmi terpilih sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Himpunan Peternak Domba Kambing Indonesia (HPDKI) periode 2026–2031.

Munas HPDKI 2026: Pemilihan dan penetapan berlangsung dalam Musyawarah Nasional (Munas) HPDKI yang diselenggarakan di ICE BSD City, Tangerang, Banten, pada tanggal 16–17 September 2026.

Read More

Mengusung visi organisasi yang profesional, berdaulat, inklusif, dan mandiri guna meningkatkan kesejahteraan peternak domba serta kambing di Indonesia.Latar Belakang: Selain aktif di dunia peternakan dan organisasi, Ateng Sutisna juga tercatat sebagai Anggota DPR RI dari Fraksi PKS yang mewakili Daerah Pemilihan Jawa Barat IX (Sumedang, Majalengka, dan Subang).

Ateng Sutisna menyampaikan gagasan agar pergantian kepemimpinan HPDKI tidak berhenti pada persoalan organisasi, tetapi menghasilkan kontrak kerja yang terukur bagi peningkatan pendapatan, produktivitas, kesehatan ternak, kepastian pasar, dan regenerasi peternak.

“Sejumlah agenda tersebut memiliki keterkaitan langsung dengan persoalan yang dihadapi peternak. Menurutnya, sektor domba dan kambing memiliki potensi ekonomi besar apabila persoalan produksi, kesehatan ternak, pembiayaan, dan akses pasar dapat diperkuat secara bersama-sama. “Ucap Ateng Sutisna Saad di wawancara media pada Jum’at (18/09/2026).

Ateng Sutisna dalam menghadapi Munas HPDKI 2026. Ia menekankan bahwa keberhasilan organisasi seharusnya dapat dilihat dari manfaat yang dirasakan langsung oleh peternak, bukan hanya dari keputusan organisasi.

“HPDKI harus menjadi rumah besar bagi para peternak. Bukan hanya tempat berhimpun, tetapi juga menjadi wadah memperjuangkan kepastian usaha, memperkuat posisi tawar, membuka akses pasar dan meningkatkan kesejahteraan peternak,” katanya

Ia menyatakan Di bawah kepemimpinan periode 2026–2031, HPDKI dapat memperkuat sinergi dengan pemerintah, DPR, dunia usaha, perguruan tinggi, koperasi hingga komunitas peternak.

“Sebelumnya telah mengusulkan sejumlah agenda strategis, antara lain Satu Data HPDKI, penguatan klaster usaha peternak, peningkatan produktivitas dan kesehatan ternak, perluasan pasar hingga profesionalisasi tata kelola organisasi.” Ujar Ateng Sutisna

Ateng Sutisna menjelaskan momentum kepemimpinan baru tersebut dapat menjadi awal penguatan ekosistem peternakan domba dan kambing nasional.

“Semoga HPDKI semakin maju, peternak semakin kuat, dan sektor peternakan domba serta kambing semakin memberikan kontribusi bagi perekonomian masyarakat dan ketahanan pangan nasional,” pungkasnya.

Related posts