Parah !!! Catering Makanan di Pabrik PT Diamond Majalengka Diduga Basi dan Ada Belatungnya

Matamaja Group || Majalengka. Sejumlah karyawan PT Daimond internasional mengeluhkan cathering makanan yang disediakan oleh pihak pabrik, pasalnya jatah makan gratis tersebut seringkali di duga basi bahkan ditemukan belatung pada makanan.

Umumnya karyawan pabrik yang memproduksi Sepatu ini kecewa dengan sajian konsumsi yang diberikan pihak vendor cathering PT. Anugerah Abadi CSA, mulai dari nasi dan lauk yang basi, sehingga tak jarang walaupun jatah makan tersebut gratis namun banyak yang tidak habis bahkan ada yang senagaja tidak mengambilnya.

Bacaan Lainnya

“Hampir setiap hari jatah makanan ini ada saja yang basi, biasanya nasinya basi dan kering. Bahkan yang terbaru ditemukan belatung pada menu makanan ayam goreng,” kata salah seorang karyawan Ci (21) saat ditemui koran ini.

Ci menambahkan kejadian makanan basi dan berbelatung ini bukan pertama terjadi, bahkan pihak kami dari karyawan sering menyampaikan kepihak menejemen. Karena tidak jarang akibat makanan basi ini banyak temen-temen karyawan yang sakit perut dan muntah – muntah.

Hal senada disampaikan Al, menurutnya selain sering basi menu makanan cathering juga tidak menarik setiap harinya selalu sama dan membosankan. Biasaya yang paling sering menunya itu adalah frozen food seperti nuged dan sosis, yang notabene makanan anak -anak.
“Jatah makan gratis dari pabrik terus terang jarang saya ambil karena menunya tidak tertarik, bahkan kalaupun diambil saya kasihkan lagi ke orang lain,” katanya.

Mengonsumsi makanan yang terkontaminasi belatung dapat menyebabkan keracunan makanan, gangguan pencernaan, mual, muntah, diare, dan gejala lainnya. Belatung dalam makanan biasanya berasal dari lalat yang bertelur pada makanan yang tidak tertutup rapat atau telah terkontaminasi. Ini bisa terjadi karena penyimpanan yang tidak tepat, kebersihan yang kurang, atau sanitasi yang buruk.

Kasus cathering makanan basi dan belatung ramai dibicarakan grup whatssapp pabrik PT. Daimond, namun ironisnya walaupun kejadian ini sering terjadi pihak pabrik masih mempertahankan vendor PT. anugerah Abadi CSA yang belakangan diketahui beralamat di gunung Sindur Bogor.

Sementara itu saat dihubungi PT. Anugerah Abadi CSA melalui nomor telepon mengatakan, pihaknya membantah sudah tidak lagi bekerjasama dengan PT Daimond International selama enam bulan. Untuk itu segala pertanggungjawaban saya tidak tahu, karena sekarang dikelola pihak lain.

“Memang secara kontrak belum habis, tapi secara pribadi saya tidak tahu karena pengelolaanya sama orang lain dengan menggunakan PT kami,” pungkasnya.(tim).

Pos terkait